Apa Makna Puasa di Bulan Ramadhan?

ramadhan 3Maknanya adalah, puasa Ramadhan mengingatkan kita bahwa hidup itu harus menginjak rem. Mengerem dari segala bentuk maksiat kepada Allah. Orang yang hidup tanpa rem, akan selalu galau, galau dan galau terus, karena segala maksiat ia tabrak semuanya. Ingin surga tanpa rem? Mustahil, saudaraku.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Surga itu diliputi perkara-perkara yang dibenci (oleh jiwa) dan neraka itu diliputi perkara-perkara yang disukai syahwat.”(HR. Muslim).

Apa yang buat kita nggak bisa mengerem?
Karena kita terlalu bermain dengan logika dan matematika kita, bukan dalil.

Sebut saja Fani, ia mengendarai kendaraannya dari Al Azhar sampai Priuk dengan kecepatan 140 km/jam, lalu Amor, mengendarai kendaraan dengan start dan destinasi tujuan yang sama tetapi selalu menginjak rem di setiap persimpangan. Kalau dipikir secara logika matematika, yang akan sampai duluan tentulah Fani. Namun jika dipikir dari logika realita, memang Fani juga yang akan sampai duluan.. Duluan sampai ke TPU Karet Bivak..

Seorang ibu rumah tangga, harus rela melepas hijabnya demi dapat bekerja di sebuah kantor. Ketika ditanya, “Mengapa ibu sampai rela melepas hijab?”, ibu itu pun menjawab, “Kalau saya tidak begini, saya tidak bisa bekerja.. Lalu anak-anak saya bagaimana..”. Inilah contoh-contoh yang lebih mengedepankan logika dan matematika manusia yang penuh keterbatasan, bukan dalil. Padahal, Allah Ta’ala telah berfirman dalam ayat-Nya,

“Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.“ (QS. Ath-Thalaq: 3).

Leave a Response