Owh How Much I Love Ramadahan So Much!

2

Ramadhan oh Ramadhan

How I wish you alwayd near

Love is everywhere

So much peace fill up the air

Ramadhan month of Quran

I feel it inside of me,

Strengthening my Iman

But how I wish you’d be here

With me all year around.

-Maher Zein

 

Seandainya Sahabat Sakinah ketahui, betapa besarnya rahmat ALLAH SWT yang tercurah kepada kita saat bulan suci tiba, pasti kita akan berharap bahwa setiap bulan adalah bulan Ramadhan. Bulan dimana ALLAH janjikan bahwa tiada setan yang diizinkan berkeliaran atau menggoda kita. Jadi, ketika ada tindakan yang buruk dilakukan manusia bertepatan dengan bulan Ramadhan, maka itu semata terjadi karena hawa nafsu manusia, yang ternyata cobaannya lebih besar dari godaan syetan itu sendiri. Astaghfirullah hal adhim.

 

Pertarungan paling berat adalah melawan diri sendiri dari hawa nafsu, bahkan Rasulullah juga berkata bahwa melawan diri sendiri adalah jihad. Berjuang menahwan amarah, dendam, keinginan untuk berdusta, bergunjing, mencibir, atau mengolok-olok orang lain bukanlah sesuatu yang mudah untuk ditaklukkan. Semua rasa yang mampu mengganggu keimanan kita bergemuruh di dalam dada dan melahirkan suara-suara di kepala yang pada akhirnya memerintahkan kita untuk melakkan tindakan tak terpuji dan berdosa.

 

Ramadhan adalah masa orientasi umat muslim untuk kembali pada konsep keimanannya, rahmatan lil alamin. Agama untuk semua makhluk, dimana kasih dan akhlak yang baik adalah kuncinya. Belum lagi “hadiah-hadiah” pahala yang berlimpah yang ALLAH berikan untuk kita, bahkan tidurnya orang berpuasa pun diberikan ganjaran.

 

Dari Salman Al-Farisi ra. Berkata :

“Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam berkhutbah pada hari terakhir bulan Sya’ban : Wahai manusia telah datang kepada kalian bulan yang agung, bulan penuh berkah, di dalamnya ada malam yang lebih baik dari seribu bulan. ALLAH menjadikan puasanya wajib dan qiyamul lailnya sunnah. Siapa yang mendekatkan diri dengan kebaikan, maka seperti mendekatkan diri dengan kwajiban di bulan yang lain. Siapa yang melaksanakan kewajiban, maka seperti melaksanakan 70 kewajiban di bulan lain.”

 

Ramadhan adalah bulan kesabaran, dan kesabaran balasannya adalah surga. Bulan solidaritas, dan bulan ditambahkan rizki orang beriman. Siapa yang memberi makan orang yang berpuasa, maka diampuni dosanya dan dibebaskan dari api neraka dan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa dikurangi pahalananya sedikit pun.

 

Kami berkata :

Wahai Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, tidak semua kita dapat memberi makan orang yang berpuasa?

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Allah memberi pahala kepada orang yang memberi buka puasa walaupun dengan satu biji kurma atau seteguk air atau susu. Ramadhan adalah bulan dimana awalnya rahmat, tengahnya maghfirah, dan akhirnya pembebasan dari api neraka.” (HR Al-‘Uqaili, Ibnu Huzaimah, al-Baihaqi, al-Khatib dan al-Asbahani)

 

Keutamaan ibadah ini pula adalah karena memang hanya ALLAH lah yang maha mengetahui kita benar-benar beribadah puasa atau tidak. Kalau sholat, mengaji, bersedekah kan bisa dilakukan dengan modus pencitraan, namun khusus berpuasa, kalau pun kit berbohong nggak bakalan ada yang tahu kecuali ALLAH. Maka, jika ingin dekat dengan-NYA, khusyu-lah dalam berpuasa. Bukan hanya menahan lapar dan dahaga saja Sahabat Sakinah, namun paripurna dengan kesatuan ibadah-ibadah wajib serta sunnah dan akhlak mulia dengan role model utama kita, Rasulullah SAW.

 

Mengurangi killing time di mall, mengurangi kegiatan berkumpul untuk sesuatu yang sia-sia, dan kemudian menggantinya dengan meningkatkan aktivitas sosial yang bermanfaat untuk sesama, menambah jam terbang membaca Al-Quran, menjalani Ibadah sunnah misalnya dhuha di pagi hari dan tahajjud sebelum sahur. InshaALLAH berkah dan silahkan berlomba-lomba mendapatkan kebaikan malam lailatul Qadr yang ALLAH sembunyikan waktu tepatnya. Anggap saja setiap malam adalah malam Lailatul Qadr, sehingga kita akan termotivasi beribadah, lebih khusyu, lebih ikhlas, and at the end, welcoming the new you.. a person who love and to be loved by ALLAH, inshaALLAH.

 

Text : Diana

(Selamat untuk Diana karena artikelnya terpilih untuk di-publish di web www.wanitasaqinah.com dan berhak mendapatkan satu paket produk perawatan dari Saqueena Hair Serum)

 

Untuk kamu yang suka nulis dan ingin tulisannya di-published di web www.wanitasaqinah.com, kamu bisa kirimkan artikelmu ke wanitasaqinah@gmail.com . Baca keterangan lengkapnya disini!

2 comments

    1. Sabar ya..
      Artikel yang sudah masuk terlbih dahulu yang diseleks.
      Ayo kirim lagi artikel kamu lainnya biar kesempatan terpilihnya besar :)

Leave a Response